Manfaat Brokoli untuk Kesehatan

Manfaat Brokoli untuk Kesehatan – Brokoli adalah sayuran dari keluarga kubis yang terlihat dan rasanya mirip dengan kembang kol. Dapat dimasak dengan berbagai menu makanan, brokoli juga diyakini memiliki sifat anti kanker, menurunkan kolesterol, mencegah osteoarthritis dan bantu mengobati diabetes.

Manfaat Brokoli untuk Kesehatan

Dalam 100 gram brokoli terdapat sekitar 31 kalori dan beberapa nutrisi seperti vitamin C, vitamin A, vitamin K, asam folat, kalium, serat dan juga protein yang relatif tinggi dibandingkan dengan sayuran lainnya.

Selain itu, brokoli juga mengandung antioksidan dan beberapa senyawa alami seperti sulfonat dan indole-3-carbinol yang diduga memiliki sifat anti kanker, Antioksidan seperti kapur barus dan keratin yang dapat membantu mencegah penyakit jantung, kanker, peradangan dan menurunkan tekanan darah, Juga mengandung karotenoid yang dapat membantu menjaga kesehatan mata.

BROKOLI DENGAN SIFAT ANTI PENYAKITNYA

Brokoli adalah salah satu sayuran paling bergizi dan sehat di dunia. Ada beberapa penelitian yang mencoba menemukan jawaban untuk mengkonfirmasi sifat-sifat Brokoli di berbagai daerah.

1. Brokoli melawan kanker

Peneliti percaya bahwa Brokoli kaya akan senyawa yang memiliki sifat anti kanker. Daun dan batang brokoli memiliki sifat antioksidan seperti senyawa fenolik, yang dapat mengurangi peradangan dan merusak sel kanker. Ini juga mengandung Indole-3-carbinol yang diharapkan dapat membantu mencegah kanker juga.

Selain itu, bahan penting lain yang membuat brokoli menjadi salah satu sayuran yang dapat mengurangi risiko kanker adalah kelompok isothiocyanate. Hal ini ditemukan dalam sayuran seperti kubis kol, kembang kol, brokoli dan kale, dll.

Brokoli mengandung kadar sulfat isothiocyanate yang tinggi. Penelitian telah menunjukkan bahwa zat tersebut dapat menghambat pertumbuhan sel kanker. Mengurangi peradangan dan menstimulasi sistem kekebalan tubuh.

Namun, penelitian tersebut belum bisa dipastikan apakah pengujian ini dilakukan pada kewan atau manusia. oleh sebab itu, penting untuk mempelajari lebih lanjut kemanjuran anti-kanker pada manusia. baca juga: Cara mengobati kanker serviks

2. Brokoli menurunkan risiko penyakit jantung koroner

Tingginya kadar isothiocyanate dalam brokoli dapat menurunkan lipid darah. Seorang peneliti menguji 130 sukarelawan untuk membagi asupan mereka dengan brokoli atau brokoli biasa dengan sejumlah besar zat-zat ini.

Konsumen dalam kelompok terakhir memiliki kadar kolesterol LDL yang lebih rendah secara signifikan. Akumulasi lemak yang berlebihan dalam darah akan menyebabkan pembuluh darah menyempit atau obstruksi terhadap penyakit jantung. Brokoli dapat membantu mengurangi risiko penyakit ini.

Selain itu, untuk pasien dengan penyakit diabetes, risiko komplikasi seperti penyakit kardiovaskular, brokoli mungkin setidaknya berguna.

Satu studi yang dilakukan pada 81 pasien dengan diabetes, menemukan bahwa kelompok itu mengonsumsi 10 gram brokoli per hari selama 4 minggu, dengan satu trigliserida. Gejala penyakit jantung koroner menurun secara signifikan dan kadar kolesterol yang dapat mengurangi risiko penyakit jantung koroner  meningkat.

Namun, tidak ada cukup bukti untuk menyimpulkan bahwa manfaat brokoli di daerah ini jelas. Satu-satunya cara untuk mengurangi lemak dalam darah bisa dilakukan dengan cara mengubah kebiasaan makan, olahraga teratur dan mempertahankan berat badan. baca juga: Cara mengobati jantung bocor

3. Brokoli mencegah osteoarthritis

Sulfonat dalam brokoli dapat membantu mencegah peradangan dan penyakit kronis seperti osteoarthritis. Bereksperimen dengan sel-sel manusia in vitro dan pada hewan. Zat ini mungkin memiliki sifat anti peradangan atau anti-inflamasi.

Hasil penelitian ini kemudian diteliti pada 40 pasien dengan osteoartritis.

Pasien yang menerima brokoli mengandung kadar isothiocyanate yang lebih tinggi. Itu membuat substansi dalam artritis lebih dari kelompok lain. Senyawa belerang dalam darah, Substansi berada dalam kelompok yang sama dengan isothiocyanate, Ini mungkin bermanfaat untuk pasien dengan osteoarthritis. Dan jika masa depan dapat mengkonfirmasi manfaat di bidang ini, Brokoli adalah pilihan yang baik untuk mencegah dan meredakan osteoartritis.  baca juga: Obat pelumas sendi

4. Manfaat brokoli untuk penderita diabetes

Selain bermanfaat untuk mengurangi risiko penyakit jantung koroner, brokoli juga bermanfaat bagi penderita diabetes.

“Dalam penelitian yang dilakukan pada tikus, senyawa ini mengurangi produksi glukosa oleh sel hati yang tumbuh  dan mengubah ekspresi gen hati dari potensi diabetes. Sulforaphane dapat membalikkan penyakit serta memotong produksi glukosa yang berlebihan dan intoleransi glukosa dengan besaran yang sama dengan metformin,” jelas peneliti dari Universitas Lund, Annika Axelsson dilansir dari Boldsky.

Hanya ada sedikit penelitian di bidang ini dan hanya sedikit orang yang bereksperimen dengannya. Peneliti perlu belajar lebih jauh. Untuk menggunakan produk brokoli atau bahan alami lainnya untuk mengobati diabetes atau mengharapkan sifat obatnya. baca juga: Cara mengobati diabetes

EFEK SAMPING BROKOLI

Brokoli mengandung serat yang sangat tinggi sehingga jika dikonsumsi secara berlebihan anda mungkin akan mengalami iritasi usus atau sering kentut. Brokoli juga mengandung senyawa glukosinolat yang jika terlalu banyak dapat mengganggu fungsi kelenjar tiroid. Selain itu, brokoli juga mengandung goitrogens yang bila masuk ke dalam tubuh lebih banyak dapat mengakibatkan hipotiroidsme.

baca juga:

posted by: http://www.agenqncjellygamat.com

Manfaat Brokoli untuk Kesehatan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *